Perencanaan Penetapan Manajemen

  • Manfaat Perencanaan

Sebagai langkah awal dari kegiatan perusahaan untuk mencapai tujuan, perencanaan memiliki manfaat-manfaat sebagai berikut :

  1. Perecanaan dapat membuat pelaksaan tugas menjadi tepat dan kegiatan tiap unit akan terorganisasi menuju arah yang sama.
  2. Perencanaan yang disusun berdasarkan penelitian yang akurat akan menghindari kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi
  3. Perencanaan memuat standar-standar atau batas-batas tindakan dan biaya sehingga memudahkan pelaksanaan pengawasan.
  4. Perencanaan dapat digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan, sehingga aparat pelaksana memiliki irama atau gerak dan pandangan yang sama untuk mencapai tujuan perusahaan

Manfaat yang didapatkan dari proses perencanaan bersifat actual, yaitu berwujud           dokumen perencanaan, bagi staf dan para pengelola yayasan, proses perencanaan            memberikan kekuatan yang efektif dalam menjalankan peran staf dan pengelola            tersebut. Selain itu, dokumen perencanaan juga merupakan sarana yang efektif dan            efisien dalam mengelola yayasan.

  • Jenis Perencanaan dalam Organisasi

      Perencanaan pada tingkatan manajemen organisasi dibedakan dalam tiga jenis        perencanaan yaitu sebagai berikut:

  1. Perencanaan strategi dibuat oleh manajemen puncak dengan jangka panjang untuk kurun waktu lebih dari lima tahun yang memperlihatkan tujuan organisasi dalam posisi dengan lingkungan.
  2. Perencanaan taktis dibuat oleh manajemen puncak dan menengah dengan jangka waktu 1 sampai 5 tahun yang didalamnya mengatur sumber-sumber        yang akan digunakan untuk menolong organisasi dalam mencapai tujuan        strategis
  3. Perencanaan operasional dibuat oleh manajemen menengah dan bawah untuk jangka waktu kurang dari 1 tahun. Rencana ini sifatnya spesifik dan berwujud             yang didalamnya terdapat resiko, akan tetapi biasannya banyak informasi yang     masuk ketangan manajer dalam pengambilan keputusan

Contoh kasus

Saat ini banyak perusahaan memiliki kemampuan untuk memiliki teknologi canggih. Akan tetapi, hanya sedikit perusahaan yang berhasil mencapai tujuannya dengan memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal Salah satu penyebabnya adalah kurangnya kemampuan sumber daya manusia yang tersedia.
Manusia merupakan sumber daya yang paling penting bagi suatu organisasi dalam usaha untuk mencapai tujuannya. Belapapun sempurnanya aspek teknologi dan keuangan, tanpa didukung oleh aspek manusianya, maka tujuan organisasi akan sulit dicapai. Atas dasar itulah maka faktor sumber daya manusia dalam suatu organisasi harus senantiasa dibina dan dikembangkan.
PT. Indoplast Buana Raya merupakan suatu perusahaan subkontraktor dari suatu perusahaan elektronik Jepang, AIWA. Perusahaan ini memproduksi plastik injection moulding berupa kotak (casing) dari produk elektronik AIWA, misalnya casing walkman, compo, discman, serta tombol-tombol pengoperasiannya.
Kendala kendala yang dihadapi oleh PT. Indoplast Buana Raya berkaitan dengan kualitas produk dan pelayanan delivery on-time. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kualitas sumber daya manusia perusahaan tersebut.
Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya, maka disusunlah suatu strategi pengembangan sumber daya manusia, yang tentunya mengacu pada kekuatan dan kelemahan SDM tersebut, dan dipengaruhi oleh aspek keuangan, teknologi, sosial, dan budaya perusahaan. Strategi pengembangan sumber daya manusia di PT. Indoplast terdiri dari: mengembangkan sistem pendidikan dan pelatihan yang sesuai, mengembangkan sistem penilaian prestasi kerja dan sistem pemberian imbalan, mengefektifkan pelaksanaan rekrutmen dan seleksi, perencanaan anggaran untuk SDM, serta membina hubungan dan komunikasi karyawan. Dari perumusan strategi pengembangan sumber daya manusia ini maka dapat disusun program pengembangan sumber daya manusia untuk jangka pendek dan jangka panjang disertai dengan saran dan tindak lanjutnya.

Kesimpulan : Contoh kasus diatas merupakan salah satu jenis perencanaan    dalam organisasi yang ke satu yaitu perencanaan strategi atau perencanaan jangka panjang yang membahas tentang sumber daya alam yang kurang kompeten dan dilakukan strategi pengembangan SDM yitu dengan cara mengembangkan sistem pendidikan dan pelatihan yang sesuai

Sumber :

  1. Alam S., MM, Drs. 2007. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XII StandarIsi 2006.    Jakarta: Erlangga
  1. Ricky, Griffin. 2004. Manajemen Jakarta: Erlangga
  1. Boome, Louis E dan  Kurta, David I. 2007. Pengantar Bisnis

                                      Kontemporer. Jakarta: Salemba Empat

  1. SE., AKT., M.B.A., Ph.D, Indra Bastian. 2007. Akuntansi Yayasan dan

                                   Lembaga Publik. Jakarta: Erlangga

  1. Mulyadi. 2007. Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen.

                                 Jakarta: Salemba Empat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s